Ironis,Gedung Penyuluhan KB Kecamatan Sipoholon Tapanuli Utara Asal Jadi

Ironis,Gedung Penyuluhan KB Kecamatan Sipoholon Tapanuli Utara Asal Jadi
KAPABILITAS  PENGAWAS/REKANAN DIPERTANYAKAN 

* Bangunan BKKBN Sipoholon timpang tidih dengan bangunan lain, perencanannya asal jadi  

Sipoholon,(Rajawali Pos)
Keberadaan bangunan penyuluhan KB Kecamatan Sipoholon Taput yang berdiri persis berdampingan dengan Kantor Camat Sipoholon sangat memprihatinkan, sebuah tontonan karya arsitek terunik pada  zaman era transparansi. Amatan serta peran wartawan media mingguan Rajawali Pos sebagai kontrol sosial  di Tapanuli Utara dalam memberikan masukan kepada pengawas di Dinas Cipta Karya Taput agar kondisi bangunan diperbaiki ternyata tak berbuah manis.

Pantauan terkini beberapa wartawan mingguan dilokasi menemukan kejanggalan-kejanggalan dalam fisik bangunan yang konon kabarnya sudah serah terima kepada BKKBN Kabupaten Taput.  Padahal sebelum bangunan tersebut tuntas masukan lisan telah beberapa kali diberikan Rajawali Pos kepada pengawas  dinas kimpraswil Taput baru-baru ini. Menurut Alain Delon Simanungkalit bangunan tersebut asal jadi, sepertinya  tidak melalui perencanaan serta pengawasan  matang. “Sudah sepantasnya pihak yang berkompeten dalam pengerjaan bangunan itu dievaluasi kapabilitasnya, apakah telah terjadi persekongkolan beberapa pihak”, tandasnya kepada Rajawali Pos Kamis,29/11.  

Demikian juga dengan warga Sirongit tanpa bersedia identitasnya dikorankan sangat menyayangkan kondisi fisik bangunan jadul tersebut, menurutnya sejak dimulai pekerjaan sudah menjadi bahan pembicaraan di masyarakat terkait tertutupnya informasi kegiatan,huga  berharap agar BPK turun mengaudit karena sangat mencurigakan telah terjadi penyimpangan anggaran. “Sejak dimulainya kegiatan hingga tuntas walau lewat batas waktu,  proyek yang berada disamping kantor camat tak pernah terlihat papan proyek, tentang berapa biaya pengerjaan dan lain-lain yang sepatutnya diketahui masyarakat”, ujarnya kepada tiga wartawan mingguan, Kamis,29/11.

Ketika masalah ini dikonfirmasi ke Bagian  Perencanaan Pemkab Taput perihal keberadaan hasil kegiatan pembangunan gedung BKKBN yang asal jadi itu. Salah seorang narasumber di dikantor tersebut mengatakan  bahwa telah di ingatkan melalui rapat bersama unsur SKPD agar  mengelola proyek sesuai  bestek dan tepat waktu dilapangan. “Pada tanggal 25/11 lalu telah diadakan rapat pembahasan  dengan SKPD yang mengelola proyek supaya mengikuti  aturan main yang berlaku sesuai undang-undang, tentang adanya hasil temuan media dilapangan saya sarankan agar konfirmasi langsung ke KPA atau PPK terkait saja”, ujar pejabat yang tidak bersedia identitasnya dikorankan itu.(JPM)
Share on Google Plus

About chompey

If you need me to solve your problem, just call me... at chompey@ymail.com

0 komentar:

Ads Inside Post