seputar Pelantikan dan Pemutasian PNS : TAPUT DAN TOBASA BEREBUT REKOR MURI

seputar Pelantikan dan Pemutasian PNS :
TAPUT DAN TOBASA BEREBUT REKOR MURI


TOBASA ()

Menyikapi adanya sejumlah masyarakat Toba Samosir yang akan mengusulkan Bupati Tobasa Kasmin Simanjuntak untuk mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai bupati "berprestasi" yang sering melakukan rotasi dan mutasi para PNS, mulai dari staf hingga ke eselon II, para aktifis di Tapanuli Utara juga tidak mau ketinggalan. "Kasmin saja yang baru 3 Tahun sudah 57 kali melakukan "penyegaran" sudah diusulkan untuk mendapat rekor Muri, kenapa Toluto (Bupati Taput, red) tidak", ujar Delon, pengamat dan aktifis pembangunan di Tapanuli Utara. "Setelah menjabat sebagai bupati selama tiga tahun lebih, Kasmin sudah melakukan pelantikan hingga 57 kali pada sejumlah jabatan struktural Pemkab Tobasa sedangkan Toluto dalam masa hampir 10 Tahun kepemimpinannya tercatat telah berulangkali melakukan mutasi ribuan PNS mulai dari Staf hingga ke eselon II" lanjut Delon suatu kesempatan wawancara khusus. 

Di Tobasa, Galumbang Sibarani, salah seorang aktivis anti korupsi Tobasa, Kamis (19/9) mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan mengajukan Bupati Tobasa ke MURI sebagai bupati terbaik dan bupati tersering melakukan pelantikan. “Hal ini patut kita berikan acungan jempol kepada bupati kita. Bisa saja beliau dapat rekor MURI, sebab setelah ia (Kasmin) menjabat, banyak PNS yang telah menduduki berbagai jabatan,” ujarnya.

Ia mengatakan, walaupun Kasmin sudah ditetapkan Poldasu sebagai tersangka terkait kasus dugaan korupsi pembebasan lahan PLTA Asahan III, ia masih tetap giat melakukan pelantikan. “Para PNS yang sudah pernah dilantik, jangan berkecil hati apabila baru menjabat beberapa bulan harus dinonjobkan lagi dari jabatannya,” tutur Galumbang.

Senada disampaikan aktivis muda Kabupaten Tobasa, Robi Manurung. Menurutnya, ia juga akan mengusulkan Bupati Tobasa menerima MURI karena sering melakukan pelantikan. “Sudah patut Bupati Tobasa mendapatkan rekor MURI sebagai bupati yang tersering melakukan pelantikan. Mudah-mudahan akan mendapat dukungan dari seluruh masyarakat Kabupaten Tobasa,” ujarnya.

Terpisah, salah seorang PNS yang meminta namanya dirahasiakan dan pernah dilantik dan saat ini dinonjobkan mengatakan, sudah seharusnya Bupati Tobasa mendapat rekor MURI. Sebab ia (Kasmin) sudah berbaik hati kepada PNS dengan memberi kesempatan menjabat di beberapa SKPD.

“Kita akan dukung Kasmin sebagai bupati tersering melakukan pelantikan untuk mendapatkan MURI. Apabila keinginan itu terkabul, ini merupakan suatu kebanggaan  bagi masyarakat Tobasa,” sebut Manurung.

Menurut dia, di sisi lain, kebijakan bupati yang sering melakukan pelantikan akan membuat para staf dan bawahan bingung. Mereka menilai, pelantikan dan pergantian para pejabat telah merusak iklim dan irama kerja.

“Bagaimana bekerja secara maksimal, baru saja dilantik tiga bulan, sudah diganti lagi. Tapi mengenai rekor MURI, Bupati Tobasa sudah layak kok,” cetusnya.

Terpisah, menanggapi hal tersebut, Kabag Humas Pemkab Tobasa Lukman Janti  yang dihubungi melalui telepon seluler mengatakan, Pemkab Tobasa akan memperbaiki hal yang buruk. “Hal yang buruk kita perbaiki dan hal yang baik akan semakin diperbaiki lagi,” sebutnya singkat.

Sementara itu, Bupati Tobasa Kasmin Simanjuntak terakhir kali melantik 34 pejabat eselon II dan III pada Senin (16/9) lalu. (TIM)
Share on Google Plus

About chompey

If you need me to solve your problem, just call me... at chompey@ymail.com

0 komentar:

Ads Inside Post